Aplikasi Zoom Tidak Diperbolehkan di Kantor Google, Ini Alasannya!

  • Whatsapp

Ditengah mewabahnya virus corona, banyak sekali kegiatan yang terhambat seperti kerja dan sekolah. Akhirnya mau tidak mau semua orang mencari alternatif lain agar kegiatan yang sebelumnya terhalang tetap berjalan seperti biasa.

Salah satu alternatif yang banyak digunakan masyarakat agar tetap saling terhubung satu sama lain dalam jarak yang jauh adalah menggunakan Aplikasi video telekonferensi Zoom yang saat ini tengah menjadi sorotan publik karena banyak dipilih dalam kegiatan belajar online maupun rapat online. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah unduhan yang telah terpasang pada 100 juta perangkat dan sempat mencapai 2 juta unduhan dalam waktu satu hari.

Read More


Namun, siapa yang menyangka bahwa aplikasi sebesar Zoom ternyata juga memiliki celah pada sistem keamanan yang membuat pihak Google sampai melarang karyawannya untuk menggunakan ataupun memasang aplikasi Zoom di komputer milik kantor.

Tim keamanan dari pihak Google juga memberi informasi bahwasanya aplikasi zoom desktop client tidak memenuhi standar keamanan untuk bisa beroperasi di komputer kantor Google.

Meskipun Google telah melarang karyawannya untuk menginstall aplikasi zoom, Google memiliki penggantinya yaitu Google Hangouts Meet yang juga mengalami peningkatan jumlah unduhan sebanyak 24 kali lipat unduhan pada periode yang sama.

Ternyata Google bukan satu-satunya perusahaan yang melarang dengan tegas karyawannya menggunakan aplikasi Zoom. Sebelumnya perusahaan SpaceX yang didirikan oleh Elon Musk telah lebih dulu menerapkan larangan yang sama.

Ditambah lagi belakangan ini lemahnya sistem keamanan Zoom banyak terungkap ke publik. Beredar kabar bahwa aplikasi Zoom yang terinstall di iPad dan iPhone mengirimkan data penggunanya ke Facebook walaupun banyak dari pengguna yang juga tidak memiliki akun Facebook.

Bahkan, ada lagi yang melaporkan bahwa ribuan rekaman video Zoom telah banyak beredar luas di internet tanpa enkripsi atau perlindungan password.

Karena telah beredar luasnya berita mengenai celah keamanan dari aplikasi Zoom ini, Eric Yuan sebagai CEO Zoom angkat bicara bahwa pihaknya telah merespon masalah tersebut dan akan menghentikan pengembangan fitur baru selama tiga bulan lalu fokus mengatasi permasalahan pada privasi dan keamanan.

Related posts