Jangan Salah Mengartikan! Ini Bedanya Teknik Sipil dan Arsitektur

  • Whatsapp

INDOTRENDING.COM – Banyak yang mengira bahwa kedua disiplin ilmu tersebut memiliki job desk yang sama. Walaupun demikian keduanya memang sama-sama kerjaannya di konstruksi bangunan, namun tidak menjadikan mereka berdua harus memiliki job desk yang sama.

Orang yang awam mungkin akan percaya bahwa kedua disiplin ilmu tersebut sama. Padahal apabila kita cermati lebih jauh, mereka berdua memiliki perbedaan spesifik yang tentu didapatkan waktu perkuliahan. Maka dari itu, di sini kami akan menjabarkan tentang perbedaan dari Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur.

Gambaran Pekerjaan

Secara garis besar, pekerjaan kedua jurusan tersebut memang sama, namun ada sisi lain yang menjadikan keduanya berbeda. Teknik sipil dengan arsitektur memiliki peranan yang vital dalam perancangan bangunan.

Teknik sipil lebih memperhatikan pada elemen struktural seperti pondasi, material dan konstruksi. Sehingga kemudian memastikan rancangannya dapat bertahan dalam kondisi normal sampai ekstrim. Sedangkan arsitektur lebih mengutamakan dari sisi estetika atau keindahan bangunan serta fungsi dari bangunan itu sendiri.

Beda Peran

Tidak dipungkiri jika anak sipil dan arsitektur memang memiliki hak dalam mendesain bangunan. Namun jika ditelusuri lebih jauh, justru arsitektur lebih dominan dalam pengerjaan desain. Arsitek akan merancang desain secara keseluruhan, termasuk warna, bentuk dan fungsi dari bangunan itu sendiri. Lalu bagaimana dengan anak sipil?

Nah! Di sini anak sipil tugasnya adalah merealisasikan rancangan desain dari arsitek. Mereka mulai memikirkan material apa yang cocok digunakan hingga struktur konstruksi dapat bertahan dan sesuai dengan desainnya.

Punya Cabang yang Berbeda

Menariknya lagi, masing-masing kedua jurusan tersebut punya banyak pilihan spesialis yang bisa diambil. Seperti teknik sipil, kita bisa mengambil spesialis bagian jalan raya, bendungan, saluran air sampai pada bangunan.

Sedangkan arsitek, walaupun tidak bisa mengambil spesialis jalan raya, maupun saluran air, namun arsitek akan lebih expert pada bangunan, baik itu bentuknya, interiornya, dan sebagainya, selama hal itu menekan pada fungsi dan estetika.

Related posts